Kamis, 25 April 2013

Cara Melatih Otak Berpikir Lebih Responsif


Otak manusia diibaratkan seperti komputer biologis. Otak membutuhkan makanan, oksigen, latihan. Kita dapat melakukan beberapa hal untuk meningkatkan kinerja kekuatan otak dengan melatihnya, memodifikasi, atau bahkan memanipulasinya. Berikut ini adalah hal-hal yang dapat membuat otak bekerja lebih baik dan berpikir lebih responsif:
  1. Mengonsumsi dosis EPA secukupnya. EPA adalah bahan kimia dalam minyak ikan yang merupakan makanan bagi otak, setiap orang pasti sudah mengetahuinya, jadi mengapa tidak memberikannya kapsul minyak ikan setiap hari untuk meningkatkan kekuatannya. Sebuah penelitian menunjukan bahwa minyak ikan dapat memfasilitasi peningkatan aktivitas pada otak, memperlancar peredaran darah, dan meningkatkan memori serta konsentrasi.
  2. Seks secara teratur. Berhubungan seks dapat melepaskan senyawa kimia yang dapat meningkatkan kekuatan otak, menurut buku “Teach yourself. Training your brain” yang ditulis oleh pengajar senior dan seorang ahli biologi, seks adalah bentuk sempurna dari latihan, yang juga meningkatkan peredaran darah ke otak. Ia dapat mengurangi stres dan ketegangan yang menurunkan efisiensi kinerja otak.
  3. Mengerjakan teka teki. Teka-teki silang, Sudoku atau yang lainnya dapat membuat otak tetap pada kondisi terbaik. Sama seperti otot, jika tidak berlatih secara reguler, ia akan kehilangan kemampuannya untuk bekerja secara maksimal.
  4. Berjalan kaki. Tidak ada yang dapat mengalahkan udara segar yang dapat menyegarkan pikiran yang dapat mengurangi percakapan mental yang mengganggu logika dan pikiran konstruktif. Sebuah perjalanan di pinggiran kota, dekat sungai atau sekedar di taman akan membantu menyingkirkan awan kelabu dan membantu pikiran tetap jernih.
  5. Mempelajari bahasa baru. Hal ini dapat mengatasi sindrom dementia (kemunduran otak) sampai dengan empat tahun menurut artikel yang dimuat pada New Scientist. Alasan pasti untuk hal ini belum diketahui, namun dipercaya bahwa ia memiliki hubungan erat dengan peningkatan perdaran darah dan koneksi saraf yang baik.
  6. Tertawa. Tawa bukan saja merupakan obat terbaik, ia juga dapat meningkatkan fungsi otak dan menstimulasi kedua sisi otak pada saat yang bersamaan. Pastikan untuk tertawa setiap harinya.
  7. Kreatifitas. Menjadi kreatif memungkinkan untuk menemukan solusi baru terhadap permasalahan yang sudah lama dan meningkatkan kesadaran pada saat yang bersamaan.
  8. Belajar melempar barang. Riset dari Universitas Regensburg di Jerman memindai otak dari seorang juggler (pemain sulap yang melemparkan barang) dan menemukan bahwa kegiatan ini dapat meningkatkan struktur otak. Setelah berlatih selama tiga bulan, otak akan menunjukan peningkatan signifikan pada dua bagian, yaitu bagian mid-portal dan posterior intraprietal sulcus kiri.
  9. Berhubungan dengan sifat keanak-anakan. Einstein pernah berkata bahwa imajinasi lebih penting daripada pengetahuan dan ia menggunakannya pada beberapa eksperimen yang akhirnya membuatnya menemukan perhitungan paling terkenal sepanjang masa (E=MC2). Cobalah lihat anak-anak, mereka penuh dengan imajinasi, dan mereka belajar lebih banyak pada tahun-tahun awal kehidupan mereka lebih daripada apa yang kita pelajari selama satu dekade. Bebaskan sejenak pikiran dari penjara pikiran “seorang dewasa” agar kita menemukan cara berpikir yang belum pernah ada sebelumnya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar