Minggu, 07 Juli 2013

Prediksi 1 Ramadhan 1434 H [Versi Anak Desa]


Berikut ini akan saya paparkan tentang prediksi 1 Ramadhan 1434 H dengan menggunakan aplikasi Stellarium. Saya bukanlah astronom yang sangat ahli dalam bidang astronomi/ilmu falak, namun saya hanya mengaplikasikan ilmu yang telah saya dapatkan selama mendapatkan pendidikan tentang astronomi.
Stellarium adalah open source software yang dapat digunakan sebagai alat simulasi untuk mempelajari benda-benda langit seperti bulan, bintang, planet, dan benda-benda langit lainnya. Stellarium dilengkapi dengan tampilan 3-D Realistic, seolah-olah kita memiliki planetarium pribadi. Dalam hal ini saya akan mencoba melihat hilal atau virtual rukyat untuk memperkirakan datangnya 1 Ramadhan 1434 H, walaupun pada dasarnya stellarium menggunakan metode hisab karena menggunakan perhitungan komputer untuk menentukan posisi penampakan bulan (hilal).

Langkah-Langkah Melakukan Prediksi Melihat Hilal dengan Stellarium:
Pertama, buka aplikasi stellarium.
Kita tentukan posisi geografis kita dengan menekan F6 kemudian isi pada field “Search” nama kotanya.  Dalam hal ini, saya memakai Bandung sebagai kota terdekat dengan posisi saya sekarang (Garut).

Sabtu, 06 Juli 2013

Manfaat Mengkonsumsi Belut bagi Kesehatan


Secara keseluruhan, belut mengandung zat-zat yang baik bagi kesehatan, diantaranya adalah protein, kolesterol, asam lemak tak jenuh, Omega 3, Omega 6, kalori tinggi, sodium, Vitamin A, C, E, Thiamin, Niacin, Ribovlavin, Vitamin B6, Volat, Vitamin B12, Kalsium, Zat Besi, Magnesium Fosfor, Zinc, dan Selenium. Berikut adalah beberapa manfaat belut (goreng atau panggang) bagi kesehatan:
 



1. Menambah Stamina
Belut memiliki kandungan kalori yang cukup tinggi yaitu 303 kkal per 100 gram daging, lebih tinggi dari telur yang hanya memiliki 162 kkal per 100 gram tanpa kulit dan daging sapi 207 kkal per 100 gram. Hal ini membuat belut menjadi makanan penambah stamina yang cukup baik.

2. Sumber Protein
Belut juga memiliki kandungan protein yang sangat tinggi, yaitu sekitar 18,4 gram per 100 gram daging, setara dengan protein daging sapi (18,8 gram per 100 gram) dan lebih tinggi dari protein telur (12,8 ggram per 100 gram). Protein sangat baik untuk membantu membangun sel-sel yang rusak sehingga belut bisa bermanfaat sebagai sumber protein yang cukup berlimpah dan aman dikonsumsi semua kalangan.

Rabu, 03 Juli 2013

Superkonduktor dan Penerapannya dalam Kehidupan Sehari-Hari


Superkonduktor adalah material yang memiliki konduktivitas sangat tinggi pada kondisi di bawah suatu nilai suhu tertentu. Artinya superkonduktor sangat dipengaruhi oleh perubahan suhu. Ketika suhunya bertambah dari keadaan suhu tertentu tersebut, maka konduktivitasnya juga akan berubah.
            Dalam superkonduktor, medan magnet akan bernilai nol dan mengalami efek meissner karena superkonduktor merupakan diamagnetic sempurna. Superkonduktor akan menghasilkan medan magnet yang berlawanan arah dengan medan magnet luar yang diberikan sehingga tidak dapat dilewati oleh medan magnet.
Efek Meissner dari bola yang didinginkan pada sebuah medan magnet konstan; saat berada di bawah suhu transisi superkondukto, garis-garis medan magnet B akan ditolak oleh bola

Jumat, 28 Juni 2013

Semikonduktor dan Penerapannya dalam Kehidupan Sehari-Hari

Semikonduktor adalah logam yang terbuat dari unsur kimia dan memiliki konduktivitas listrik rendah yang bergantung pada suhu. Walaupun memiliki konduktivitas listrik yang rendah, namun semikonduktor ini merupakan jenis penghantar listrik dan penghantar kalor yang baik. Ada dua jenis semikonduktor, yaitu semikonduktor intrinsik dan semikonduktor ekstrinsik. Contohnya diantaranya Silikon, Germanium, dan unsur-unsur yang berada pada golongan IV A.
Teknik pengukuran energi celah dalam semikonduktor dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu teknik penyerapan langsung dan teknik penyerapan tak langsung.
  1. Teknik Penyerapan Langsung: Pada teknik ini, semikonduktor dijatuhi foton monokromatik dengan energy mulai dari yang terkecil hingga yang terbesar sedemikian rupa sehingga terjadi penyerapan foton oleh semikonduktor dan menghasilkan partikel berupa foton.
  2. Teknik Penyerapan Tak Langsung: Pada teknik ini, prinsipnya sama dengan teknik penyerapan langsung, namun menghasilkan 3 partikel, yaitu elektron konduksi, hole, dan fonon.
Dalam semikonduktor akan dihasilkan salah satu partikel yang bernama hole. Hole ini dianggap sebagai partikel yang bermuatan positif dengan alasan:
  • Jumlah energi vektor gelombang elektron dalam pita valensi yang terisi penuh elektron adalah nol.
  • Energi hole di pita valensi sama besar dan berlawanan tanda dengan energi elektron di pita konduksi.
  • Kecepatan grup hole sama dengan kecepatan grup elektron.
  • Massa efektif hole sama besar dan berlawanan tanda dengan massa efektif elektron.
  • Persamaan gerak untuk hole berlawanan tanda dengan persamaan gerak elektron.

Sabtu, 22 Juni 2013

Efek Compton dan Penerapannya dalam Kehidupan Sehari-Hari


Efek Compton merupakan gejala hamburan dari penembakan suatu materi dengan sinar-X. Efek ini ditemukan oleh Arthur Holly Compton pada tahun 1923. Jika sejumlah elektron yang dipancarkan ditembak dengan sinar-X, maka sinar-X ini akan terhambur. Hamburan sinar-X ini memiliki frekuensi yang lebih kecil daripada frekuensi semula.

Penerapan Efek Compton dalam Kehidupan Sehari-Hari
Nuklir Compton Telescope (NCT) adalah eksperimen balloon-borne untuk mendeteksi sinar gamma dari sumber astrofisika seperti supernova, pulsar, AGN, dan lain-lain. Teleskop ini diluncurkan dengan balon ketinggian tinggi ke ketinggian mengambang sekitar 40km.
Teleskop Compton menggunakan sebuah array-12-3D kadar tinggi Germanium Detektor spektral resolusi untuk mendeteksi sinar gamma. Pada bagian bawahnya setengah detektor dikelilingi oleh Bismuth germanate sintilator untuk melindungi dari sinar gamma atmosfer. Teleskop memiliki medan pandang (FOV) dari 25% dari langit.
Dua prototipe detektor berhasil diuji dan diterbangkan pada tanggal 1 Juni 2005 dari Scientific Balloon Flight Facility, Fort Sumner, New Mexico.
Pada tanggal 19 Mei 2009, instrumen penuh berhasil diluncurkan dari Fort Sumner di New Mexico dan mampu mengamati kepiting pulsar.
Sayangnya itu gagal untuk memulai pada bulan April 2010 di Alice Springs, Australia, ketika balon pecah menambatkan untuk derek di angin tinggi.