Senin, 31 Maret 2014

Gelombang Elektromagnetik


Gelombang elektromagnetik adalah gelombang yang terdiri dari medan listrik dan medan magnet yang satu sama lainnya saling tegak lurus dalam perambatannya dan tidak memerlukan medium.

Pada abad ke-19, teori elektromagnetik sudah berkembang dan pengembangan teori elektromagnetik ini dilakukan oleh Oersted dan Ampere. Namun pada saat itu perkembangannya tidak dibuat dalam konteks medan listrik dan medan magnet. Gagasan medan magnet sendiri dikemukakan oleh Faraday dan tidak digunakan secara umum.

Medan listrik dapat menimbulkan medan magnet (ditemukan oleh Oersted), sebaliknya perubahan medan magnet dapat menimbulkan arus listrik (ditemukan oleh Faraday). Dari fenomena ini Maxwell menyatakan bahwa suatu medan listrik yang berubah-ubah menginduksikan medan magnet yang juga berubah-ubah, demikian seterusnya hingga diperoleh proses berantai dari pembentukan medan listrik dan medan magnet yang merambat ke segala arah.

Hipotesis yang dikemukakan oleh Maxwell, mengacu pada tiga aturan dasar listrik-magnet, yaitu:

  1. Muatan listrik dapat menghasilkan medan listrik di sekitarnya (Hukum Coulomb).
  2. Arus listrik atau muatan listrik yang mengalir dapat menghasilkan medan magnet di sekitarnya (Hukum Biot-Savart).
  3. Perubahan medan magnet dapat menghasilkan medan listrik (Percobaan Faraday)

Selasa, 25 Maret 2014

Difraksi Bragg: Penentuan Jarak antara Dua Atom Terdekat pada Suatu Kristal

Artikel berikut ini adalah laporan tertulis hasil percobaan yang saya lakukan pada kegiatan perkuliahan Eksperimen Fisika II pada percobaan Difraksi Bragg. Untuk yang sedang mencari referensi mengenai topik ini, silahkan bisa dijadikan referensi juga. Semoga bermanfaat.


Proses Terjadinya Aurora



Aurora merupakan pancaran cahaya pada langit daerah lintang tinggi sebagai akibat atas pembelokan partikel angin matahari oleh magnetosfer ke arah kutub serta adanya reaksi dengan molekul-molekul atmosfer. Angin matahari merupakan energi yang dipancarkan matahari ketika “sunspot” matahari tidak sanggup lagi menahan tekanan dari aliran energi matahari.
Perjalanan angin matahari menuju bumi, dapat ditempuh selama selang waktu 18 jam s.d 2 hari perjalanan antariksa. Ketika melewati Merkurius dan Venus, angin matahari akan langsung begitu saja menerpa atmosfernya, sehingga planet tersebut mengalami peningkatan suhu yang luar biasa akibat dari terpaan aliran proton dan elektron yang dibawanya. Namun demikian, lain halnya ketika angin matahari itu menghantam bumi. Bumi dilapisi oleh medan magnet terdiri dari beberapa lapisan, dengan lapisan terbawahnya, sabuk radiasi van allen (yang berada di sekitar khatulistuwa). Sabuk van allen melindungi bumi dari terpaan partikel angin matahari.
Keterangan gambar: Angin matahari ditunjukkan pada garis kuning sedang medan magnet bumi ditunjukkan pada garis biru.

Hujan Asam dan Dampak yang Diakibatkannya dalam Kehidupan Sehari-Hari



Secara alami proses terjadinya hujan asam disebabkan oleh peristiwa gunung berapi dan proses-proses biokimia yang terjadi di rawa, laut, maupun tanah. Namun pada dasarnya terjadinya hujan asam terjadi karena ulah manusia sendiri seperti perindustrian, pembangkit listrik, emulsi, dll. Semua gas yang dihasilkan oleh aktivitas manusia tersebut akan terbawa oleh angin hingga mencapi atmostfer sehingga turun bersama hujan dan kemudian mengendap di tanah.
Berikut ini adalah reaksi pembentukan zat asam:

Pemanfaatan Konduktivitas Termal Logam dalam Kehidupan Sehari-Hari



Mengapa alat masak seperti panci dan katel terbuat kebanyakan terbuat dari alumunium atau tembaga? Mengapa tidak menggunakan besi saja?
Pada dasarnya penggunaan alat masak rumah tangga jika ditinjau dalam sudut pandang fisika memanfaatkan konduktivitas termal. Konduktivitas termal merupakan ukuran kemampuan zat/bahan menghantarkan kalor. Semakin besar konduktivitas termal suatu bahan, maka semakin besar pula kemampuan bahan tersebut menghantarkan kalor. bahan yang memiliki nilai konduktivitas termal yang lebih besar akan mampu membuat masakan lebih cepat matang daripada bahan dengan konduktivitas termalnya lebih kecil.