Senin, 27 Mei 2013

Penjelasan Fisis tentang Warna pada Benda


Mengapa benda berwarna? Alasan mendasar tentang warna yang dimiliki benda ialah bahwa benda tersebut menyerap spektrum warna yang dipancarkan oleh matahari kemudian spektrum warna yang tidak dapat diserap akan dipantulkan kemudian ditangkap oleh mata dan diterjemahkan di dalam otak sehingga terlihatlah warna-warna yang bermacam-macam pada berbagai macam benda.
Secara fisis, suatu atom atau molekul akan menyerap cahaya dari sumber cahaya (matahari). Penyerapan tersebut hanya terjadi jika energi foton yang datang “cocok” dengan energi yang diperlukan untuk memindahkan elektron valensi dari suatu kulit ke kulit yang lain atau dari tingkat dasar ke tingkat tereksitasi. Suatu elektron memerlukan energi eksternal agar dapat berpindah dari suatu kulit ke kulit yang lain. Sumber energi ini disebut foton. Foton disebarkan oleh sumber foton (bintang) ke seluruh penjuru angkasa dari matahari dengan kecepatan 300.000 km/s. Ketika foton ini tiba di bumi dan menabrak atom-atom benda di bumi, elektron-elektron dari atom akan berpindah. Jika elektron yang dapat berpindah dengan bantuan energi lompat ke kulit energi yang lebih tinggi dan kembali lagi ke kulit asalnya, maka ia akan memancarkan foton yang akan membentuk warna (monokromatis/polikromatis) yang akan tertangkap mata. Warna yang dapat ditangkap oleh mata bergantung karakteristik energi yang diserap oleh elektron.

Sabtu, 25 Mei 2013

Sistem Kelistrikan dalam Tubuh Manusia



Dalam tubuh manusia, mulai dari mekanisme otak, jantung, ginjal, paru-paru, sistem pencernaan, sistem hormonal, otot-otot, dan berbagai jaringan lainnya bekerja berdasarkan sistem kelistrikan. Oleh karena itu kita bisa mengukur tegangan listrik di bagian tubuh manapun yang kita mau. Bahkan setiap sel di tubuh kita memiliki tegangan antara 90 mvolt pada saat rileks sampai 40 mvolt pada saat beraktifitas. Tubuh manusia disebut sebagai sistem elektromagnetik karena dalam tubuh manusia terdapat system kelistrikan sangat erat kaitannya dengan system kemagnetan. Otak memiliki medan kemagnetan, sebagaimana jantung ataupun bagian-bagian lain pada tubuh.
Dalam tubuh manusia sejatinya terdapat banyak ion. Ion yang paling umum dijumpai pada sel tubuh manusia  diantaranya K+, Na+, dan Cl-. Terdapat perbedaan konsentrasi diantra ketiga ion-ion ini. Karena perbedaan konsentrasi ini menyebabkan ion-ion mampu berdifusi melewati membran sel, seperti konsentrasi K+ yang lebih besar di bagian dalam membran sel sehingga ion K+ akan berdifusi ke luar membran sel. Hal yang sama terjadi dengan Cl- yang memiliki konsentrasi lebih besar di bagian luar membran sel sehingga Cl- akan berdifusi masuk kedalam membran sel. Perbedaan konsentrasi antara K+ dengan Cl- ini yang menyebabkan sel memiliki beda potensial diantaranya.

Jumat, 24 Mei 2013

Tips Sehat Selama Bekerja di Depan Komputer


Dewasa ini hampir semua aktifitas dilakukan di depan computer, apalagi mahasiswa dengan tugas-tugasnya yang menumpuk. Komputer memang dapat membuat kita bekerja lebih produktif, namun dapat menyebabkan terjadinya computer vision syndrome (CVS). Sindrom ini bisa menyebabkan mata lelah dan tegang karena seharian stand by di depan layar komputer.
Seperti yang diberitakan "time.com" (Jumat 14 September 2012), kondisi ini kemungkinan besar tidak menyebabkan kerusakan mata permanen, tetapi, dapat mempengaruhi kenyamanan pengguna komputer. Gejala yang paling umum dari CVS termasuk ketegangan mata, kemerahan, iritasi atau kekeringan, perasaan terbakar di mata, penglihatan kabur atau penglihatan gsobat hingga sakit kepala dan leher serta bahu terasa nyeri.
Berikut ini akan saya paparkan beberapa hal yang dapat membantu mengatasi aatau meminimalisir hal-hal tersebut.

1. Jangan terlalu lama berada di depan layar monitor
Luangkanlah waktu 10-15 menit setiap 2-3 jam untuk tidak terus-menerus berada di depan layar monitor. Basuhlah wajah dengan air agar wajah tidak panas akibat sinar radiasi dan Ultraviolet yang ditimbulkan oleh layar monitor komputer. Kemudian lakukan olahraga ringan seperti berjalan-jalan kecil di sekitar ruangan.

2. Jaga jarak pandang monitor (50-100cm) dan gunakan meja/kursi yang nyaman
Terlalu dekat dengan komputer akan membahayakan mata. Jika terlalu sering, maka bukan tidak mungkin kita dapat terkena rabun jauh (mata minus). Jangan lupa untuk menggunakan meja dan kursi yang membuat posisi duduk nyaman agar tidak cepat lelah.

Prinsip Kerja Lemari Es (Refrigerator)


Udara yang ditiupkan melalui eter akan mempercepat penguapan eter. Untuk menguap, eter memerlukan kalor yang diambil dari eter cair itu sendiri sehingga eter cair mendinginkan di bawah suhu 0oC. pada saat yang sama, karena suhu eter rendah maka terjadi perpindahan kalor dari air ke eter, sehingga pada akhirnya air membeku menjadi es.
Pada dasarnya, prinsip kerja lemari es mirip seperti penguapan eter. Pada lemari es, zat pendingin yang telah menguap tidak dibuang, tetapi dimampatkan oleh sebuah pompa sehingga mencair kembali.

Prinsip kerja dari lemari es adalah sebagai berikut:
Kompresor memompakan gas freon dengan tekanan yang tinggi dan temperatur yang tinggi. Lalu gas freon dikirim ke kondensor untuk dibuang kalornya agar freon dapat berubah bentuk menjadi cair akan tetapi tekanannya masih tinggi. Freon cair ini terus masuk ke pipa kapiler dengan terlebih dahulu disaring dari kemungkinan kotoran yang ikut terbawa. Dari pipa kapiler ini freon cair diuapkan oleh evaporator yang mana sebelumnya melewati katup ekspansi. Didalam evaporator tekanan dan temperature freon rendah sekali sehingga freon kembali ke dalam bentuk gas. Freon yang telah berbentuk gas ini akan masuk ke saluran hisap untuk disirkulasikan ulang oleh kompresor.

Air Conditioner (AC) dan Prinsip Kerjanya

Air Conditioner (AC) merupakan suatu komponen/peralatan yang dipergunakan untuk mengatur suhu, sirkulasi, kelembaban dan kebersihan udara didalam ruangan. Sistem Air Conditioner (AC) digunakan untuk membuat temperatur udara di dalam suatu ruangan menjadi nyaman. Apabila suhu pada suatu ruangan terasa panas, maka udara panas ini akan diserap AC sehingga temperaturnya menurun. Apabila udara dalam ruangan lembab maka kelembaban akan dikurangi sehingga udara dipertahankan pada tingkat kenyamanan yang baik. Udara lembab pada kendaraan menyebabkan kondensasi yang dapat menghalangi pandangan. Dengan menghidupkan sistem AC ini kondensasi tersebut dapat dihilangkan karena udara yang dikeluarkan dari sistem AC adalah udara kering dan lebih bersih karena sudah melewati filterisasi (sistem penyaringan).
Sehingga dapat disimpulkan bahwa sistem AC berfungsi untuk mendinginkan udara, mereduksi tingkat kelembaban udara, mensirkulasi udara, dan membersihkan udara.

Bagian-Bagian Komponen AC
1. Compressor AC
Compressor AC adalah power unit dari sistem AC. Ketika AC dijalankan, compressor AC mengubah fluida kerja/refrigent berupa gas dari yang bertekanan rendah menjadi gas yang bertekanan tinggi. Gas bertekanan tinggi kemudian diteruskan menuju kondensor.
2. Kondensor AC
Kondensor adalah sebuah alat yang digunakan untuk mengubah gas yang bertekanan tinggi berubah menjadi cairan yang bertekanan tinggi yang kemudian akan dialirkan ke orifice tube. Kondensor merupakan bagian yang “panas” dari air conditioner. Kondensor bisa disebut heat exchange yang bisa memindahkan panas ke udara atau ke intermediate fluid (semacam air larutan yang mengandung ethylene glycol), untuk membawa panas ke orifice tube.