Mengapa benda berwarna? Alasan mendasar
tentang warna yang dimiliki benda ialah bahwa benda tersebut menyerap spektrum
warna yang dipancarkan oleh matahari kemudian spektrum warna yang tidak dapat
diserap akan dipantulkan kemudian ditangkap oleh mata dan diterjemahkan di
dalam otak sehingga terlihatlah warna-warna yang bermacam-macam pada berbagai
macam benda.
Secara fisis, suatu atom atau
molekul akan menyerap cahaya dari sumber cahaya (matahari). Penyerapan tersebut
hanya terjadi jika energi foton yang datang “cocok” dengan energi yang
diperlukan untuk memindahkan elektron valensi dari suatu kulit ke kulit yang
lain atau dari tingkat dasar ke tingkat tereksitasi. Suatu elektron memerlukan energi eksternal agar dapat berpindah
dari suatu kulit ke kulit yang lain. Sumber energi ini disebut foton. Foton
disebarkan oleh sumber foton (bintang) ke seluruh penjuru angkasa dari matahari
dengan kecepatan 300.000 km/s. Ketika foton ini tiba di bumi dan menabrak
atom-atom benda di bumi, elektron-elektron dari atom akan berpindah. Jika
elektron yang dapat berpindah dengan bantuan energi lompat ke kulit energi yang
lebih tinggi dan kembali lagi ke kulit asalnya, maka ia akan memancarkan foton
yang akan membentuk warna (monokromatis/polikromatis) yang akan tertangkap
mata. Warna yang dapat
ditangkap oleh mata bergantung karakteristik energi yang diserap oleh elektron.







