Polifenol (polyphenol) merupakan kelompok bahan kimia yang
memiliki lebih dari satu unit fenol per molekul. Polifenol ditemukan secara
alami pada tumbuhan. Jenis polifenol yang paling sering ditemukan pada tanaman
adalah flavonoid, asam fenolat, catechin, anthocyanin, isoflavon, quercetin,
dan resveratrol. Beberapa polifenol seperti flavon, flavonoid, resveratrol, dan
isoflavon diketahui memiliki sifat antioksidan. Adanya antioksidan diyakini
memiliki khasiat meningkatkan kemampuan anti-inflamasi dan kekebalan tubuh.
Berikut adalah beberapa manfaat polifenol bagi kesehatan:
- Memperkuat sistem kekebalan tubuh sehingga mampu menetralkan radikal bebas yang memiliki efek merusak terhadap sel-sel dan jaringan tubuh.
- Memperlambat proses penuaan karena dapat mengurangi kerusakan sel yang berhubungan dengan penuaan.
- Meningkatkan sirkulasi darah dan meningkatkan kesehatan jantung sehingga menurunkan risiko penyakit jantung dan penyakit kardiovaskular.
- Menghambat pertumbuhan kanker karena memiliki sifat anti-tumor.
- Memperlambat keropos pada tulang yang dapat menyebabkan osteoporosis.
- Membantu menurunkan berat badan karena merangsang tubuh untuk membakar lebih banyak lemak dan kalori.
- Membantu wanita mengatasi gejala-gejala menopause terutama hot flashes dan keropos tulang.
Untuk mendapatkan manfaat polifenol yang telah dipaparkan di atas adalah
dengan mengasup makanan yang mengandung senyawa ini. Beberapa makanan yang kaya
akan sumber polifenol diantaranya adalah buah-buahan seperti stroberi,
blueberry, blackberry, cranberry, acai berry, raspberry, apel, delima, ceri,
anggur, pir, dan plum; sayuran seperti Kubis, brokoli, bawang, peterseli
dan seledri; teh hijau; dan jenis makanan lain seperti anggur merah,
kopi, teh, cokelat, minyak zaitun, kacang-kacangan, kenari, almond, hazelnut,
pistachio, pecan, dan kacang tanah.
SUMBER: http://www.amazine.co/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar