Sabtu, 06 April 2013

Penerapan Konsep Fisika dalam Berbagai Bidang

Penerapan Konsep Fisika dalam Mekanika
Mekanika adalah bidang ilmu yang mempelajari gaya dan efeknya pada suatu benda. Intinya penerapan konsep fisika dalam mekanika ini lebih dititikberatkan pada ranah gerak. Mesin memang dipandang sebagai alat yang dibuat untuk sebuah gerak, berupa gerak sebuah kendaraan, kerja mesin pabrik, dan semacamnya. Sudah banyak sekali aplikasi mekanika yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Para insinyur teknik mesin menggunakan ilmu mekanika pada tahap mendesain atau menganalisis. Misalnya, jika proyeknya adalah desain dari sebuah kendaraan, maka ilmu statis dapat dipakai untuk mendesain bodi kendaraan, untuk mengukur seberapa maksimum tegangan yang dapat diberikan. Ilmu dinamis dapat digunakan untuk mendesain mesin mobil, melihat gaya yang bekerja pada piston dan cam sebagai siklus sebuah mesin. Mekanika material dapat digunakan untuk memilih bahan apa yang cocok untuk bodi mobil sekaligus mesinnya.


Penerapan Konsep Fisika dalam Fluida 
Konsep mekanika fluida adalah konsep yang membahas gerak (aliran) zat cair dan gas. Salah satu aplikasinya adalah dalam Hukum Bernoulli. Hukum Bernoulli intinya menjelaskan tentang konsep dasar aliran fluida nahwa peningkatan aliran kecepatan pada fluida akan menurunkan penurunan tekanan pada fluida tersebut. Artinya di sini ada perubahan energi potensial. Aplikasi daru Hukum Bernoulli ini diantaranya adalah pada:
1. Penentuan gaya angkat pada pesawat terbang untuk mendapatkan ukuran presisi yang tepat

2. Penggunaan mesin karburator yang berfungsi untuk mengalirkan bahan bakar dan mencampurnya dengan aliran udara ynag masuk

3. Mesin kapal layar, yaitu untuk mempercepat laju mesin kapal layar


4. Parfum dan cerobong asap yang menggunakan prinsip Bernoulli

Penerapan Konsep Fisika dalam Kelistrikan
Dalam kehidupan sehari-hari sering kita temukan aplikasi fisika dalam kelistrikan, misalnya dalam penggunaan alat-alat listrik rumah tangga seperti :
1. Setrika listrik yang digunakan untuk merapikan pakaian yang kusut


2. Penanak nasi yang digunakan untuk membuat beras berubah menjadi nasi hanya dalam waktu kurang lebih satu jam saja

http://4.bp.blogspot.com/-SUJ_PyhWQ_k/UV-VIMvN51I/AAAAAAAAAVs/NG0Asu6KzeU/s1600/penanaknasi.jpg


3. Radio/televisi yang berperan sebagai media hiburan dalam kehidupan sehari-hari

Adapun penerapan yang paling utamanya adalah dalam listrik yang digunakan sendiri baik itu dalam rumah tangga ataupun pabrik-pabrik. Dengan hanya mengeluarkan rupiah saja kita sudah bisa menikmati manfaat listrik secara nyaman. Penerangan lampu di malam hari, penggunaan listrik untuk alat-alat rumah tangga, dan lain sebagainya.

Penerapan Konsep Fisika dalam Kemagnetan 
Banyak sebenarnya aplikasi magnet yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya ketika kita bertamu ke rumah seseorang biasanya dijumpai bel listrik yang berfungsi untuk memberi tahu pemilik rumah bahwa ada tamu di luar. Manfaat bel listrik ini memang tak bisa dipisahkan dari magnet karena dari prinsip kerjanya bel listrik menggunakan magnet sementara yang dibentuk solenoida untuk memukul bel secara nyaring.

Contoh lain terdapat pada generator. Generator juga bekerja dengan prinsip magnet sampai sedemikian sehingga dapat memiliki energi yang besar.

Penerapan Konsep Fisika dalam Termodinamika 
Salah satu aplikasi fisika dalam termodinamika adalah pada alat pengukur sinar matahari jenis Campble-Stokes. Lamanya penyinaran sinar matahari dicatat dengan jalan memusatkan (memfokuskan) sinar matahari melalui bola gelas hingga fokus sinar matahari tersebut tepat mengenai pias yang khusus dibuat untuk alat ini dan meninggalkan pada jejak pias. Dipergunakannya bola gelas dimaksudkan agar alat tersebut dapat dipergunakan untuk memfokuskan sinar matahari secara terus menerus tanpa terpengaruh oleh posisi matahari. Pias ditempatkan pada kerangka cekung yang konsentrik dengan bola gelas dan sinar yang difokuskan tepat mengenai pias. Jika matahari bersinar sepanjang hari dan mengenai alat ini, maka akan diperoleh jejak pias terbakar yang tak terputus. Tetapi jika matahari bersinar terputus-putus, maka jejak dipiaspun akan terputus-putus. Dengan menjumlahkan waktu dari bagian-bagian terbakar yang terputus-putus akan diperoleh lamanya penyinaran matahari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar